Badan Geologi Sebut Penyebab Longsor Cisarua Multifaktor



HARIANJABAR.ID -  
Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengidentifikasi bahwa bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dipicu oleh berbagai faktor yang saling terkait. Kondisi geologi wilayah tersebut, seperti jenis batuan yang mudah lapuk dan kemiringan lereng yang curam, menjadi kontributor utama. Selain itu, curah hujan tinggi dan pola pemanfaatan lahan yang tidak sesuai turut memperparah risiko terjadinya pergerakan tanah.

Lokasi terjadinya longsor di kawasan Gunung Burangrang menambah kompleksitas masalah. Gunung api purba ini memiliki material vulkanik yang secara inheren rentan terhadap pelapukan. Ketika material ini tersaturasi oleh air dalam jumlah besar, kemampuan tanah untuk menahan beban berkurang drastis, sehingga memicu terjadinya longsor.

Menanggapi potensi bencana serupa, Badan Geologi telah mengembangkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT). Peta ini berfungsi sebagai instrumen panduan bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengidentifikasi serta mengantisipasi area-area yang berisiko mengalami pergerakan tanah di wilayah Jawa Barat.

Plh. Kepala PVMBG Badan Geologi menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memperkuat upaya mitigasi bencana bagi masyarakat. Hal ini selaras dengan upaya penanganan korban yang terus dilakukan, di mana hingga pencarian hari ketujuh, telah ditemukan lima puluh tiga korban dan dua puluh tujuh orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Peran Pemerintah Daerah dan Mitigasi Bencana

Badan Geologi menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki peran krusial dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana geologi. Pengembangan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) merupakan salah satu upaya konkret untuk memberikan informasi yang akurat mengenai daerah rawan. Intervensi kebijakan terkait tata guna lahan dan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat perlu ditingkatkan secara berkelanjutan untuk mengurangi risiko dampak buruk dari pergerakan tanah, terutama di daerah dengan kondisi geologi yang rentan seperti Cisarua.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال