Meskipun detailnya belum diungkap, jejak global Suzuki dalam kendaraan listrik murni dimulai dengan e-Vitara, SUV listrik yang diproduksi massal di India.
Fasilitas Suzuki Motor Gujarat menjadi pusat produksi penting untuk strategi elektrifikasi global Suzuki, dengan target ekspor ke lebih dari 100 negara.
Pengembangan e-Vitara didasarkan pada platform khusus kendaraan listrik, memungkinkan optimasi desain, struktur, dan performa.
Spesifikasi Teknis dan Fitur Unggulan e-Vitara
Suzuki e-Vitara hadir dengan dua pilihan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 49 kWh dan 61 kWh, yang mampu menempuh jarak hingga sekitar 500 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Pasokan sel baterai dilakukan oleh BYD, sementara produksinya di India dikelola oleh TDS Lithium-Ion Battery Gujarat (TDSG), sebuah perusahaan patungan Suzuki, Toshiba, dan Denso.
TDSG telah mencapai lokalisasi produksi hingga tingkat elektroda katoda dan anoda, sebuah pencapaian pertama di India.
Dari sisi performa, e-Vitara menawarkan konfigurasi penggerak roda belakang dan opsi penggerak semua roda pada varian tertentu. Tenaga yang dihasilkan berkisar antara 114 hingga 174 daya kuda, dengan varian AWD mampu menghasilkan hingga 184 daya kuda dan torsi puncak 300 Nm.
Dimensi SUV listrik ini tergolong kompak dengan panjang 4.275 mm, jarak sumbu roda 2.700 mm, dan ground clearance 180 mm.
Fitur yang disematkan meliputi panoramic sunroof, ventilated front seats, kamera 360 derajat, dan sistem bantuan berkendara canggih (ADAS) level dua. Keselamatan penumpang terjamin dengan tujuh titik airbag sebagai standar.
Produksi massal e-Vitara di India membuka peluang besar bagi pasar Indonesia. Jika model yang akan diluncurkan adalah e-Vitara, kemungkinan besar pada tahap awal unit akan berstatus impor utuh (CBU). Suzuki tidak menutup kemungkinan perakitan lokal di masa mendatang jika permintaan pasar dinilai memadai.
"Ini (berkaitan dengan) volume juga, bagaimana respons (konsumen) dan sebagainya," ujar Shodiq Wicaksono, Managing Director PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) sebelumnya.
