Satelit N5 Sukses Mengorbit, Tanda Kedaulatan Antariksa Indonesia



HARIANJABAR.ID -  
Satelit Nusantara Lima (N5) telah berhasil mencapai orbit geostasioner di atas Pulau Kalimantan pada ketinggian 35.786 kilometer, menandai pencapaian penting dalam penguatan infrastruktur antariksa nasional. Keberhasilan ini merupakan puncak dari fase Electric Orbit Raising (EOR) yang dimulai sejak peluncuran satelit oleh SpaceX pada 12 September 2025.

Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso, menyatakan bahwa penempatan Satelit N5 di orbit merupakan tonggak sejarah strategis yang memperkuat kedaulatan antariksa Indonesia. Satelit ini diharapkan mampu mendongkrak pemerataan akses internet di seluruh penjuru negeri, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan publik, serta sektor kesehatan, lingkungan, pertahanan, dan keamanan.

"Keberhasilan proses EOR menegaskan kesiapan teknologi satelit ini untuk memasuki tahapan berikutnya. SNL merupakan bagian dari komitmen PSN dalam menghadirkan konektivitas berkapasitas besar dan andal untuk Indonesia," ujar Adi Rahman Adiwoso, Minggu (1/2/2026).

Dengan teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) terdepan, Satelit N5 memiliki kapasitas lebih dari 160 Gbps dan menggunakan 101 spot beam Ka-band yang mencakup seluruh wilayah Indonesia. Satelit ini dirancang untuk beroperasi lebih dari 15 tahun dengan payload digital yang menawarkan pengelolaan lalu lintas data yang efisien dan fleksibel. Keberadaannya akan melengkapi kapasitas satelit nasional Indonesia menjadi lebih dari 400 Gbps, menjadikannya yang terbesar di Asia Pasifik.

Infrastruktur Digital untuk Masa Depan Indonesia

Satelit N5 bukan hanya memperkuat konektivitas domestik, tetapi juga berpotensi melayani negara-negara tetangga di kawasan ASEAN, seperti Malaysia dan Filipina, dengan layanan broadband. Peningkatan kapasitas satelit nasional ini sejalan dengan proyeksi Gross Merchandise Value (GMV) Indonesia yang diprediksi mencapai US$360 miliar pada tahun 2030, mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara.

Setelah tiba di orbit, Satelit N5 akan memasuki fase pengujian sebelum dioperasikan sepenuhnya untuk melayani masyarakat. Satelit ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam memanfaatkan teknologi antariksa untuk kemajuan bangsa dan pemerataan akses digital.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال