Peristiwa tanah longsor terjadi di Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Desa Loji dan Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan; Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog; serta Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung. Selain itu, banjir juga dilaporkan melanda Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, dan Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud di Sukabumi. Cuaca ekstrem berupa angin kencang juga dilaporkan berdampak pada Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta Kabupaten Bekasi, merusak sejumlah rumah dan fasilitas umum.
Di Kabupaten Kuningan, tanah longsor melanda Desa Padamulya, Kecamatan Maleber. Sementara itu, Kabupaten Cianjur juga tidak luput dari musibah, dengan tanah longsor terjadi di Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong.
BPBD Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.
Dampak Cuaca Ekstrem dan Tindakan Penanganan
Selain tanah longsor dan banjir, cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang juga menyebabkan kerusakan rumah warga. Kejadian ini dilaporkan terjadi di Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi; Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi; dan Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi.
"Bencana banjir terjadi di Kabupaten Sukabumi. Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta Kabupaten Bekasi," ujar Juru Bicara BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat, Senin (12/1/2026).
Pihak BPBD terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak bencana untuk membantu warga serta meminimalkan kerugian lebih lanjut.
Sumber : mediaindonesia.com
