Menhut Raja Juli Antoni menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang telah lama melihat potensi besar aren sebagai "harta karun Indonesia".
"Sekali lagi apa yang diceritakan Pak Presiden Prabowo Subianto, kami sebagai pembantu mulai laksanakan tadi pabrik sudah 'groundbreaking'," ujarnya saat acara Inaugurasi Proyek Percontohan Bioetanol Berbasis Aren di Kamojang.
"Pak Presiden dari tahun 2004 sudah mengatakan bahwa aren itu adalah pohon ajaib, harta karun Indonesia, dan hari ini ada 'proof of concept' yang sudah kita jalankan," tambahnya.
Mewujudkan Visi Energi Berkelanjutan
Pengembangan bioetanol berbasis aren diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil dan berkontribusi pada pencapaian target emisi karbon nasional. Dengan potensi aren yang melimpah di berbagai wilayah, inisiatif ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat petani dan mendorong industri hijau.
Kehadiran pabrik percontohan di Kamojang menjadi bukti konkret bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengembangkan energi terbarukan dari sumber daya lokal. Diharapkan, keberhasilan proyek ini akan memicu pembangunan fasilitas serupa di daerah lain, menjadikan bioetanol aren sebagai salah satu pilar utama ketahanan energi berkelanjutan di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Menhut-Raja-Juli-Antoni-resmikan-Pilot-Bioethanol-Aren-di-Garut.jpg)