Bioetanol Aren Kamojang Bandung Resmi Diluncurkan Menteri Kehutanan





HARIANJABAR.ID -  
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni secara resmi meresmikan proyek percontohan bioetanol berbasis aren di Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (19/11/2025). Inisiatif ini menandai langkah maju Indonesia dalam ketahanan energi, dengan target produksi yang diharapkan memenuhi kebutuhan pasar pada pertengahan tahun 2026.

Proyek percontohan bahan bakar nabati (BBN) jenis bioetanol ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk diversifikasi sumber energi. Lokasi Kamojang dipilih sebagai titik awal implementasi teknologi inovatif ini, yang memanfaatkan potensi besar pohon aren sebagai bahan baku terbarukan.

Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi strategis lintas sektor, antara lain Kementerian Kehutanan, PT Pertamina, Kementerian ESDM, Kementerian Investasi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan produksi bioetanol secara massal di masa mendatang.

Menhut Raja Juli Antoni menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang telah lama melihat potensi besar aren sebagai "harta karun Indonesia". 

"Sekali lagi apa yang diceritakan Pak Presiden Prabowo Subianto, kami sebagai pembantu mulai laksanakan tadi pabrik sudah 'groundbreaking'," ujarnya saat acara Inaugurasi Proyek Percontohan Bioetanol Berbasis Aren di Kamojang.

"Pak Presiden dari tahun 2004 sudah mengatakan bahwa aren itu adalah pohon ajaib, harta karun Indonesia, dan hari ini ada 'proof of concept' yang sudah kita jalankan," tambahnya.

Mewujudkan Visi Energi Berkelanjutan

Pengembangan bioetanol berbasis aren diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil dan berkontribusi pada pencapaian target emisi karbon nasional. Dengan potensi aren yang melimpah di berbagai wilayah, inisiatif ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat petani dan mendorong industri hijau.

Kehadiran pabrik percontohan di Kamojang menjadi bukti konkret bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengembangkan energi terbarukan dari sumber daya lokal. Diharapkan, keberhasilan proyek ini akan memicu pembangunan fasilitas serupa di daerah lain, menjadikan bioetanol aren sebagai salah satu pilar utama ketahanan energi berkelanjutan di Indonesia.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال