Persis Ramadan Expo 2026 Padukan Dakwah Pendidikan Ekonomi Umat di TSM Bandung


HARIANJABAR.ID-  Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) akan menggelar acara perdana Persis Ramadan Expo 2026 pada 6-8 Maret 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Bandung. Kegiatan ini dirancang untuk menyinergikan dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat Islam dalam menyambut dan memuliakan bulan Ramadan.

Ketua Umum PP Persis, Dr KH Jeje Zaenudin, MAg, mengajak seluruh umat Islam untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang nilai religius, tetapi juga penguatan ekonomi kerakyatan dan edukasi sosial kemasyarakatan. Ramadan, menurutnya, harus menjadi momentum untuk aktualisasi keimanan sekaligus pemberdayaan umat.

"Kami ingin menghadirkan informasi pencerahan dan edukasi yang benar-benar mencerahkan bagi masyarakat," ujar Jeje. Ia menambahkan bahwa Ramadan harus diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan berdampak, bukan hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi sebagai momen transformasi sosial.

Penyelenggaraan expo ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi Persis, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dakwah dan pemberdayaan umat di ruang publik. Jeje menyatakan, "Acara ini sangat bersejarah dan menjadi bagian penting dari syiar Persis di tengah masyarakat."

Tiga Pilar Utama Expo: Dakwah, Pendidikan, dan Ekonomi

Ketua Pelaksana Persis Ramadhan Expo 2026, H Tatan Ahmad Santana, menjelaskan bahwa expo akan berpusat di beberapa titik strategis TSM Bandung, termasuk Masjid Agung, ballroom, dan area parkir barat. Tiga isu utama yang diangkat dalam acara ini adalah dakwah, pendidikan, dan ekonomi, yang dianggap relevan dengan kebutuhan umat di era kontemporer.

"Kami mengangkat tiga isu besar, yaitu dakwah, pendidikan, dan ekonomi, sebagai pilar utama kegiatan," kata Tatan. Ia menambahkan bahwa acara ini terbuka untuk seluruh keluarga besar Persis dan umat Islam secara umum. Selain pameran dan bazar, akan ada parade tausiyah yang menampilkan para dai dan tokoh pendidikan.

Tatan mengutip pesan Guru Besar Persis, E Abdurahman, mengenai pentingnya keseimbangan antara kerja organisasi yang senyap dan kontribusi yang terlihat di ruang publik. "Persis sebagai sebuah jam'iyyah kadang harus seperti akar yang tak nampak tetapi menguatkan," tuturnya, namun juga mengingatkan bahwa Persis perlu menunjukkan eksistensinya seperti curahan air yang memberikan manfaat dan menunjukkan kekuatannya. Ia mengajak, "Mari isi Ramadan dengan kebaikan dan amal saleh dengan mengikuti even Persis Ramadan Expo 2026."


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال