Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, menyatakan bahwa total peserta mudik gratis kini menjadi 700 orang, naik dari kuota awal sebanyak 600 orang. Penambahan ini direalisasikan dengan penyediaan dua bus tambahan. "Akan ada tambahan kuota yang merupakan hasil kerja sama terbaru dengan Bank Jabar Banten. Ada tambahan dua bus atau seratus kuota lagi," ujar Hilman Kadar dalam keterangannya.
Kursi tambahan tersebut dijadwalkan siap pada awal bulan depan. Pihak Dishub telah berkoordinasi secara teknis untuk memastikan kesiapan armada dan kelancaran administrasi bagi peserta yang akan diberangkatkan. Meskipun kuota bertambah, pendaftaran baru tidak akan dibuka secara langsung. Fokus utama adalah memberikan kesempatan kepada warga yang sebelumnya sudah terdaftar dalam daftar tunggu.
Proses daftar ulang akan dilakukan untuk memverifikasi kesiapan keberangkatan peserta. Dalam tahap verifikasi, biasanya ada beberapa calon pemudik yang membatalkan keikutsertaannya. Kursi yang kosong akibat pembatalan tersebut akan dialihkan kepada pendaftar lain yang dinilai paling siap dan memenuhi semua persyaratan. "Tidak pendaftaran baru karena sebelumnya ada pendaftar yang tidak dapat kuota sehingga itu yang diprioritaskan terlebih dahulu," tambah Hilman Kadar.
Jadwal Keberangkatan dan Rute Mudik Gratis
Program mudik gratis ini rencananya akan diberangkatkan pada 17 Maret 2026, atau tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Rute utama perjalanan akan mencakup wilayah Jawa Tengah, dengan tujuan akhir di Solo melalui Cilacap dan Yogyakarta. Titik pemberhentian akan tersedia di sepanjang jalur mudik tersebut. Hilman Kadar menekankan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik. Ia juga berharap masyarakat dapat beralih dari penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik Lebaran 2026.
