![]() |
| Dr. Dian Indiyati, S.H., S.E., M.Si. dan tim menyampaikan materi berjudul Manajemen Pengetahuan Efektif di Desa Mekarmaju |
HARIANJABAR.ID - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom menggelar pelatihan manajemen pengetahuan untuk pengrajin pandai besi di Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Selasa (15/7/2025). Program yang diikuti oleh 52 peserta dari berbagai kalangan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya dokumentasi dan transfer pengetahuan dalam industri pandai besi tradisional.
Dr. Dian Indiyati, S.H., S.E., M.Si., koordinator tim pengabdian masyarakat FEB Universitas Telkom, didampingi oleh anggota tim Dian Puteri Ramadhani dan Irwan Mulyawan, menyampaikan bahwa program ini merespons kebutuhan mendesak ratusan pengrajin pandai besi aktif di desa tersebut. "Dengan omzet miliaran rupiah per bulan, industri pandai besi Mekarmaju memiliki potensi ekonomi sangat besar. Namun, pengetahuan teknis yang dimiliki pengrajin senior berisiko hilang karena belum terdokumentasi dengan baik," ujarnya.
Metode Sederhana, Hasil Signifikan
Pelatihan menggunakan pendekatan kontekstual dengan analogi sederhana yang mudah dipahami peserta. "Kami menggunakan contoh resep sederhana seperti resep nasi kuning untuk menjelaskan pentingnya dokumentasi. Jika resep tidak dicatat dengan baik, rasa akan berbeda meskipun bahannya sama. Begitu pula dengan teknik pandai besi," jelas koordinator tim. Hasilnya sangat menggembirakan. Nilai pemahaman peserta meningkat dari rata-rata 64,1 menjadi 86,5, dengan 15 peserta berhasil meraih nilai sempurna. Tingkat kepuasan peserta mencapai 92,25 persen.
Generasi Muda Tertarik Berkontribusi
Temuan menarik dari pelatihan ini adalah munculnya minat dari penduduk muda setempat yang sedang menempuh pendidikan tinggi untuk berkontribusi pada industri pandai besi. Diskusi mengungkap bahwa beberapa warga muda yang berstatus mahasiswa di universitas menunjukkan ketertarikan untuk terlibat dalam pengembangan desain produk modern dan implementasi strategi pemasaran digital.
Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Program pengabdian masyarakat ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan meningkatkan kapasitas manajemen pengetahuan, program ini berkontribusi pada peningkatan produktivitas ekonomi melalui diversifikasi, peningkatan teknologi, dan inovasi. Selain itu, program ini juga mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan dan keterampilan, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dengan melestarikan warisan budaya lokal.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan sistem manajemen pengetahuan yang lebih terstruktur di Desa Mekarmaju. Dengan peningkatan pemahaman yang signifikan, peserta diharapkan dapat mulai menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari dalam aktivitas sehari-hari. Inisiatif dari FEB Universitas Telkom ini dapat menjadi model untuk pengembangan sentra kerajinan tradisional lainnya di Indonesia, mengintegrasikan pelestarian warisan budaya dengan peningkatan ekonomi berkelanjutan.
Tags
pendidikan
