Jawa Barat Dilanda 1.242 Kali Gempa Sepanjang 2025




HARIANJABAR.ID -  
Provinsi Jawa Barat dan wilayah sekitarnya mencatat 1.242 kejadian gempa bumi sepanjang tahun 2025 menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung. Guncangan terbesar yang tercatat mencapai magnitudo 5,3, sementara yang terkecil adalah magnitudo 1,0.

Analisis kedalaman gempa menunjukkan bahwa 1.092 kejadian berasal dari kedalaman kurang dari 60 kilometer, 149 kejadian dari kedalaman antara 60 hingga 300 kilometer, dan satu kejadian dari kedalaman lebih dari 300 kilometer. Selain itu, terdapat 117 gempa bumi yang berhasil dirasakan oleh masyarakat.

Salah satu gempa yang cukup dirasakan terjadi pada 20 Agustus 2025, berpusat di Kabupaten Bekasi dengan magnitudo 4,7. Gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah seperti Purwakarta, Cikarang, Depok, Bandung, DKI Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur, Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Lebak, dan Pelabuhanratu.

Dampak dari gempa Bekasi tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 70 bangunan, terdiri dari 36 rumah rusak ringan, 29 rumah rusak sedang, dan lima fasilitas umum terdampak.

Upaya Mitigasi dan Imbauan BMKG

Menyikapi tingginya aktivitas gempa, BMKG menekankan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai upaya mitigasi guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan. "Kami mengimbau jika terjadi gempa bumi, masyarakat diminta untuk tenang, waspada, serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab," ujar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu.

BMKG juga memberikan rekomendasi agar masyarakat menghindari bangunan yang menunjukkan keretakan atau kerusakan akibat gempa. Saat terjadi gempa, warga diimbau untuk tetap tenang, waspada, mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, serta memverifikasi informasi yang diterima dari sumber resmi BMKG.

Sumber : antaranews.com

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال