Dishub Bandung Perkuat PJU, Ribuan Titik Diperbaiki

Pemandangan malam hari jalanan kota Bandung yang diterangi oleh lampu penerangan jalan (PJU) yang baru dipasang, menunjukkan suasana yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki dan pengendara.

HARIANJABAR.ID -  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung terus berupaya meningkatkan sistem penerangan jalan umum (PJU) demi keamanan dan kenyamanan warga. Selama tahun 2025, ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun di berbagai area Kota Bandung.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi, menyatakan bahwa perbaikan PJU dilakukan secara kontinu dengan operasional tim selama 24 jam. "Kalau untuk perbaikan jumlahnya ribuan. Tim kami bergerak 24 jam, ada piket pagi, siang, malam, dan kami standby apabila ada gangguan yang sifatnya mendesak," ujar Panji, Selasa 20 Januari 2026.

Selain perbaikan, pembangunan PJU dan PJL baru juga gencar dilakukan. Melalui usulan reses DPRD Kota Bandung, terpasang 88 tiang PJU dengan 742 titik PJL. Sementara itu, melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), berhasil dibangun 413 tiang PJU yang mencakup 3.364 titik PJL.

Secara keseluruhan, total pembangunan PJU sepanjang tahun 2025 mencapai 501 tiang dengan 4.106 titik PJL. Pembangunan ini mayoritas difokuskan pada jalan-jalan lokal serta kawasan permukiman warga, sebagai respons terhadap aspirasi masyarakat yang menilai penerangan di lingkungan tempat tinggal sebagai kebutuhan mendesak.

Program Penerangan Jalan Gang dan Kendala Lapangan

Di luar usulan masyarakat, Dishub juga menginisiasi pembangunan PJU di sejumlah ruas jalan strategis yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi serta aktivitas ekonomi malam hari. Beberapa lokasi strategis yang mendapatkan perhatian antara lain Jalan Ciliwung di belakang Gedung Sate, kawasan Rajawali Timur, serta sepanjang Jalan Sukabumi dari Simpang Jalan Jakarta hingga Simpang Laswi.

Sebagai solusi penerangan di kawasan permukiman padat dengan gang sempit, Dishub Kota Bandung menginisiasi Program Penerangan Jalan Gang (PJG). Sepanjang 2025, program percontohan PJG dilaksanakan di delapan lokasi dengan total 120 tiang. Program ini dirancang khusus untuk gang sempit di bawah dua meter yang tidak memungkinkan pemasangan PJU biasa karena sulitnya penggalian dan kurang efektifnya pencahayaan.

Meskipun demikian, Dishub masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah maraknya pencurian komponen PJU, terutama kabel bawah tanah dan isi box panel. Kendala lain yang kerap ditemui adalah terhalangnya cahaya lampu PJU oleh ranting pohon. Untuk mengatasi hal ini, Dishub berkolaborasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) serta BPBD Kota Bandung dalam kegiatan pemangkasan pohon.

Menyongsong tahun 2026, Dishub Kota Bandung menargetkan pembangunan PJU dan PJL dengan skala yang lebih besar, dengan total target pembangunan mencapai 798 tiang dengan 3.840 titik PJL. Target ini belum termasuk pembangunan PJU dalam program beautifikasi jalan yang akan difokuskan pada jalan arteri dan kolektor. Saat ini, jumlah PJU eksisting di Kota Bandung mencapai sekitar 36 ribu titik, sementara PJL berada di angka 14 ribu titik. Dishub juga berencana melakukan sensus PJU pada awal 2026 untuk memetakan kebutuhan penerangan jalan secara lebih akurat dan mengajak masyarakat untuk melaporkan gangguan PJU melalui nomor layanan pengaduan di 0811-2022-3399.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال