Gubernur Jabar Ancam Tak Bayar Penuh Proyek Berkualitas Rendah





HARIANJABAR.ID  
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengindikasikan sikap tegas terhadap kualitas pengerjaan proyek pembangunan di wilayahnya. Ia mengumumkan rencana audit ketat terhadap seluruh proyek yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. 

Penegasan ini disampaikan sebagai respons terhadap potensi adanya kontraktor yang menghasilkan pekerjaan dengan kualitas di bawah standar, di mana Gubernur mengancam tidak akan melakukan pembayaran penuh atas proyek tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan dana sebesar Rp621 miliar untuk penyelesaian berbagai proyek pembangunan. Namun, Dedi Mulyadi menekankan bahwa pencairan dana ini sepenuhnya bergantung pada hasil evaluasi kualitas pekerjaan di lapangan. Mekanisme ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran negara demi kepentingan masyarakat luas.

Audit Kualitas Menjadi Syarat Utama 

Gubernur yang akrab disapa KDM menegaskan komitmennya untuk tidak menoleransi pekerjaan proyek yang tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Menurutnya, proses audit merupakan langkah krusial untuk mengukur tingkat kualitas pengerjaan, apakah termasuk dalam kategori sangat baik, baik, atau kurang baik. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

"Pekerjaan yang kurang baik, kami tidak akan membayarkan semuanya," tegas Dedi.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bagi para kontraktor untuk senantiasa menjaga mutu dan kualitas dalam setiap pelaksanaan proyek. Ia juga menambahkan bahwa sumber pendanaan untuk pelunasan proyek-proyek ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta setoran pajak kendaraan bermotor yang masuk secara harian ke kas daerah.

Gubernur mengapresiasi kesadaran masyarakat Jawa Barat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak, yang dinilainya secara langsung berkontribusi dalam penguatan kapasitas fiskal provinsi untuk mendukung pembiayaan infrastruktur. "Terima kasih kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang bersemangat membayar pajak," ujar Dedi sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi masyarakat.

Sumber : antara

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال