Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih, menjelaskan bahwa suhu dingin memang dapat menurunkan daya tahan tubuh, khususnya bagi individu yang sensitif terhadap perubahan suhu. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mencukupi asupan cairan, mengonsumsi air putih yang cukup, dan memastikan istirahat memadai guna mencegah munculnya gejala flu.
"Di suhu dingin seperti sekarang, kita memang akan lebih rentan, terutama bagi yang tidak kuat dingin. Biasanya gejalanya flu. Karena itu kami mengimbau seluruh warga Bandung untuk menjaga kesehatan, mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup, serta istirahat yang memadai agar dapat mencegah gejala flu," ujar Dadan pada Kamis, 15 Januari 2026.
Dadan menambahkan bahwa kasus flu di Indonesia secara umum selalu ada sepanjang tahun karena karakteristik negara tropis. Oleh karena itu, keberadaan kasus flu saat ini masih dianggap wajar dan tidak menunjukkan peningkatan yang mencolok.
Upaya Pencegahan di Tengah Ketidakpastian Cuaca
Meskipun demikian, Dinas Kesehatan tetap menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat di tengah kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu. Selain menjaga asupan cairan dan istirahat yang cukup, aktivitas fisik juga dianggap krusial untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
"Kalau untuk kasus flu, sebenarnya dibilang tinggi juga tidak. Karena kita negara tropis, flu itu memang sepanjang waktu selalu ada. Jadi kalau dikatakan ada peningkatan, sebenarnya tidak. Hanya saja memang kasusnya selalu ada," ungkap Dadan.
Ia melanjutkan, "Selain minum air putih, olahraga juga perlu. Olahraga yang rutin itu sangat membantu untuk menjaga kebugaran dan mencegah tubuh mudah terserang flu atau ISPA di kondisi cuaca seperti ini."
