Antisipasi Bencana, Disbudpar KBB Perkuat Keamanan Destinasi Wisata




HARIANJABAR.ID -  Menyikapi potensi bencana alam yang meningkat di kawasan Lembang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara proaktif memperkuat langkah mitigasi bencana di seluruh objek wisata, demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung. Langkah intensif ini diambil mengingat mayoritas destinasi di Bandung Barat, khususnya wilayah utara, berada di ruang terbuka yang rawan bencana.

Kepala Disbudpar KBB, Asep Dendih, menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan menjadi prioritas utama. "Kawasan wisata di Bandung Utara mayoritas berada di ruang terbuka dan di daerah rawan bencana. Karena itu kami meningkatkan kesiapsiagaan,” ujarnya pada Senin (17/11/2025). 

Pihaknya terus menjalin koordinasi erat dengan para pengelola wisata di wilayah Cisarua, Parongpong, dan Lembang, untuk memastikan setiap destinasi memiliki prosedur penanganan darurat yang jelas dan memadai.

Asep menekankan pentingnya standar keamanan yang tinggi, terutama bagi destinasi luar ruangan. "Kami memastikan pengelola wisata siap menghadapi potensi bencana. Wilayah utara yang menjadi pusat destinasi outdoor harus memiliki standar keamanan yang baik,” tegasnya. 

Setiap pengelola wajib menyiapkan dan memperbarui jalur evakuasi yang mudah diakses, memasang penunjuk arah yang jelas, serta menyediakan fasilitas kedaruratan yang lengkap agar wisatawan dapat segera mengambil tindakan penyelamatan saat terjadi kondisi darurat.

Sinergi dengan BPBD

Selain berkoordinasi dengan pengelola, Disbudpar KBB juga membangun sinergi kuat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB. Kolaborasi ini bertujuan untuk memetakan risiko bencana secara lebih akurat dan memperkuat upaya pencegahan di lapangan. "Kami berkoordinasi erat dengan BPBD untuk memastikan Bandung Barat tetap aman dikunjungi. Kesiapsiagaan harus dilakukan bersama,” kata Asep.

Mengingat bencana bisa datang sewaktu-waktu, Disbudpar KBB turut mengimbau seluruh wisatawan dan pengelola destinasi untuk selalu menjaga kewaspadaan. Langkah-langkah preventif dan respons cepat adalah kunci untuk meminimalkan dampak buruk dari potensi bencana alam. Dengan kesiapsiagaan kolektif, diharapkan sektor pariwisata Bandung Barat tetap beroperasi dengan aman dan berkelanjutan.



Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال